Untuk Saudariku para muslimah, yang
selalu berusaha menjadi wanita sholehah perhiasan terindah dunia…
Saudariku, pasti kita semua ingin
menjadi wanita sholehah yang mampu menjalankan syariat agama, ya kan??!! Jika
ditanya apa salah satu kewajiban kita sebagai wanita muslimah, pasti rata-rata
kita tau kewajiban itu. Menutup aurat. Ya itulah salah satu kewajiban kita
sebagai wanita muslim.
Tapi
berapa banyak kah dari kita yang mengaku muslimah telah menjalankannya???
Hemm…
perlu dilakukan survey dulu untuk tahu jawabannya.
Kebanyakan dari kita pasti udah tau
tentang kewajiban ini, tapi masih banyak juga yang belum menjalankannya. Ketika
ditanya kenapa belum pake jilbab?? Kebanyakan jawaban yang terlontar, “belum
siap, tingkah laku masih asal-asalan ntar malah jelekin nama jilbabnya”.
Jawaban yang terdengar benar tapi
sebenarnya sangat salah. Jika kita fikir, apanya yang belum siap?? Umur
udah baligh. Trus malu tingkah masih asal-asalan. Apalagi ini,, emang ada
manusia yang sempurna?? Emang orang berjilbab itu malaikat yang semua tingkah
lakunya harus bener?! Kalo nuggu jadi baik, kapan baiknya. Kebaikan itu dimulai
bukan ditunggu. Cinta, Pake’ jilbab tidak harus jadi sempurna dulu, kalo merasa
belum sempurna justru harus pake jilbab, jilbab itulah yang akan menjadi pengontrol kita dari melakukan hal-hal buruk,
insya allah.
Di sisi lain, banyak juga para
wanita muslim yang sudah sadar akan kewajibannya dan mau menghijabi dirinya.
Menutup aurat dan menjaga perilaku. Tapi apa yang terjadi kini sungguh sangat
menyakitkan, ketika seorang muslimah menunaikan kewajibannya memakai hijab
tetapi hijab itu tidak menjadi pelindung dan tak bernilai apa-apa hanya sebatas
kain yang dipakai untuk menutup kepala. Naudzubillah.
Dengan melaksanakan kewajiban pasti
ingin mendapat pahala dari allah swt, tapi apa artinya jika ternyata yang kita
lakukan tidak berarti bagi allah malah membuat kita akan semakin sesat, jauh
dari islam.
Jadi
jilbab seperti apa yang tidak bernilai ibadah??!! Tentu saja jilbab yang tidak
sesuai dengan perintah allah swt, tidak sesuai syariat.
Sungguh sangat prihatin melihat para
muslimah yang berjilbab tetapi seperti tidak berjilbab. Berjilbab tetapi
transparan dan tidak menutup dada, sehingga rambut, lekukan leher dan dada
masih terlihat jelas, lantas apa bedanya dengan wanita yang tidak berjilbab??!!
Memakai pakaian panjang tetapi
sangat ketat dan transparan, sehingga lekukan tubuh masih sangat terlihat
jelas. Apa bedanya dengan tidak berjilbab??!!
Jadi,
apa sebenarnya tujuan kita memakai jilbab??!! Karena perintah allah kah ??!!
atau karena ingin terlihat baik dan cantik dimata manusia??!!
Terus
apa yang terjadi dengan jilbab seperti ini?? Yang sering saya temui, fungsi
jilbab yang seharusnya sebagai pelindung dan pengangkat derajat wanita, malah
akan membawa fitnah. Memakai jilbab transparan dan pakaian ketat disana-sini
tentu saja akan mengundang pandangan-pandangan kotor dari laki-laki yang juga
berotak kotor, panggilan-panggilan nakal, dan bisa saja sampai dipegang-pegang.
Kalo sudah begitu siapa yang salah??!!
Saya fikir, muslimah yang berjilbab
seperti itu hanya ingin terlihat modis dan modern walau dengan berjilbab. Tidak
menyalahkan jika kita ingin terlihat cantik, karena begitulah kodrat wanita.
Tetapi alangkah cantiknya jika kita berjilbab bisa tetap modis dan sesuai
syariat itulah yang lebih baik. Allah tidak melarang kita terlihat indah,
karena allah sendiri juga menyukai keindahan. Tetapi keindahan yang dimaksud
disini, adalah keindahan hati yang ditunjang dengan keindahan lahir yang sesuai
syariat, bukan keindahan yang mengumbar aurat. Silahkan terlihat cantik, tapi
hanya untuk dirimu sendiri dan orang-orang yang halal bagimu.
Wallahua’lam.



